Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
| share: Jumat, 30 Maret 2012 |
Unknown
No comments
|
Sang Maestro Linux (Linus Benedict Torvalds)
Linus Benedict Torvalds (lahir di Helsinki, Finlandia, 28 Desember 1969; umur 42 tahun) adalah rekayasawan perangkat lunak Finlandia yang dikenal sebagai perintis pengembangan Kernel Linux. Ia sekarang bertindak sebagai koordinator proyek tersebut.
Linux terinsipirasi oleh Minix (sistem operasi yang dikembangkan oleh Andrew S. Tanenbaum) untuk mengembangkan sistem operasi mirip-Unix (Unix-like) yang dapat dijalankan pada sebuah PC. Linux sekarang dapat dijalankan pada berbagai arsitektur lain.
Linux terinsipirasi oleh Minix (sistem operasi yang dikembangkan oleh Andrew S. Tanenbaum) untuk mengembangkan sistem operasi mirip-Unix (Unix-like) yang dapat dijalankan pada sebuah PC. Linux sekarang dapat dijalankan pada berbagai arsitektur lain.
Ketika Linus Torvalds, seorang mahasiswa Finlandia pendiam membagi-bagikan kode sumber (source code) kernel Linux seukuran disket via internet di tahun 1991, ia sama sekali tidak menduga bahwa apa yang dimulainya melahirkan sebuah bisnis bernilai milyaran dolar di kemudian hari.
Ia bahkan tidak menduga Linux kemudian menjadi sistem operasi paling menjanjikan, yang bisa dibenamkan ke dalam server, komputer desktop, tablet PC, PDA, handphone, GPS, robot, mobil hingga pesawat ulang alik buatan NASA.
Tidak hanya itu, banyak maniak Linux (Linuxer) yang membeli perangkat buatan Apple dan mengganti sistem operasinya dengan Linux. Bagi saya itu sedikit gila, mengingat menghapus sistem operasi Mac & iPod berarti membuang duit dan menggantinya sistem operasinya cukup sulit dibanding desktop berbasis Windows. Saat ini 20% pangsa pasar desktop di seluruh dunia menggunakan Linux jauh di atas Mac OS dan terus mengejar OS Windows. Dan 12,7% server di seluruh dunia menggunakan Linux, jauh di atas UNIX, BSD, Solaris, dan terus meningkat menggerus pangsa pasar server Microsoft.
Saat ini Linus meninggalkan posisi menjanjikan di perusahaan semi konduktor Transmeta dan tinggal bersama istri dan 3 anaknya di sebuah bukit di desa di Portland, Oregon, USA, berdekatan dengan markas Open Source Development Labs. Organisasi nirlaba ini diawaki oleh 20-an programmer yang punya gairah hampir sama dengan Linus. Mereka terus mengembangkan kernel Linux yang kini berukuran 290-an MegaBytes atau melebihi 9 milyar baris kode. Linux beserta timnya menerima masukan baris-baris kode dari seluruh penjuru dunia, menyortir, menetapkan skala prioritas dan memasukkan gagasan paling brilian ke dalam kernel. LSD sendiri disokong oleh puluhan raksasa IT seperti IBM, HP, Dell dan Sun, baik dari sisi materi maupun sumber daya manusia.
Linus bukan orang pertama yang membagi-bagikan source code karena pola ini adalah hal yang biasa pada masa awal tumbuhnya industri komputer. Tapi Linus sukses menetapkan standar yang memaksa banyak pengembang ikut membebaskan kode sumber program mereka, mulai dari BSD, Solaris, Suse, Java hingga Adobe.
Meski hanya bergaji ratusan ribu dolar pertahun, Linus telah menciptakan banyak multimilyuner dalam industri komputer mulai dari RedHat, Suse, Debian, Mandriva, Ubuntu dan banyak developer software open source lainnya. Hampir tak ada yang berubah dari Linus. Ketika ia datang terlambat di suatu konferensi IT, ia bahkan tak segan-segan duduk di lantai dengan celana pendek dan sepatu-sandal kesukaannya. Ia bahkan tidak marah tatkala memberikan pidato di mimbar dan diinterupsi oleh beberapa programmer BSD yang maju ke depan panggung yang mengklaim bahwa kernel BSD jauh lebih hebat ketimbang kernel Linux. Ia bahkan tidak segan-segan memakai T-Shirt BSD yang disodorkan pemrotes dan melanjutkan pidatonya.
Menurut Linus, apa yang dilakukannya hanyalah untuk berbagi. Berbeda dengan Richard M Stallman yang fanatik dengan konsep free software, Linus hanya menekankan sisi keterbukaan (open), tak peduli apakah kemudian dalam suatu sistem operasi bercampur program free dan proprietery.
Setiap kata-kata Linus hampir menjadi sabda di kalangan Linuxer yang menciptakan standar nilai tertentu. Setiap publikasi, pidato, email dab press releasenya selalu ditunggu-tunggu jutaan orang. Di sela kesibukannya, Linus menyempatkan diri bersepeda menuruni bukit dan minum di bar desa.
Label:
Linux
| share: |
Unknown
No comments
|
Remaster Linux Slax untuk HC Linux
Remaster adalah menambah atau mengurangi paket serta mengubah tampilan untuk dibuat file iso yang bisa bootable.Berikut contoh remastering desktop KDE pada slax sehingga tampilannya beda dengan aslinya.
Persiapan hardware:
Komputer P3 933
RAM 256
cdrom (hdc)
Hardisk (hda1 yang sudah diformat minimal 1 giga)
Moniitor resolusi 1024x768
BAB I Persiapan directory SLAX
ubah bios dan setting boot priority cdrom
masukkan cd slax 6.x ke cdrom
simpan dan restart komputer
pilih menu boot "Text mode"
login sebagai root dan password: toor
buat directory "ruang-kerja" dan "hasil" di hardisk (hda1)
# mkdir /mnt/hda1/ruang-kerja
# mkdir /mnt/hda1/hasil
mount cdrom
# mkdir /mnt/hdc
# mount /dev/hdc /mnt/hdc
copy isi cdrom ke directory "ruang-kerja"
# cd /mnt/hdc
# cp -rf * /mnt/hda1/ruang-kerja
BAB 3 Modif Desktop KDE
hapus file xorg.conf (biasanya jika menggunakan configurasi di xorg.conf banyak VGA dan monitor yang tidak support, oleh karena itu xorg.conf harus dihapus)
# rm /etc/X11/xorg.conf
masuklah ke grafis
# kdm
setelah masuk desktop KDE ubah tampilannya:
Buka control center -> apprerence
Ubah background, style, icon, font, taskbar dan lain-lain sehingga seperti yang kita inginkan.
setelah selesai tutup control center lalu kembali.
BAB 4 Membuat module
Masuk ke mode text lagi
tekan Ctrl + Alt + F6
login : root password : toor
copy direcrory /root ke directory "hasil"
cp -rf /root /mnt/hda1/hasil
buat module desktop KDE yang telah di modif
# dir2lzm /mnt/hda1/hasil /mnt/hda1/ruang-kerja/slax/modules/desktop.lzm
tunggu sampai proses selesai
BAB 5 Membuat iso
setelah proses selesai masuk ke directory "slax" didalam "ruang-kerja"
# cd /mnt/hda1/ruang-kerja/slax
Mulai buat file isi nya
# sh make_iso /mnt/hda1/hasil/slax-baru.iso
tunggu sampai proses selesai maka akan menghasilkan sebuah iso di directory "hasil" pada hardisk
burninglah iso tersebut (ga hasus pake linux) maka akan menghasilkan Distro slax dengan tampilan baru.
Courtesy By : Hacker Community
Label:
Linux
Langganan:
Postingan (Atom)
Unknown